Entri Populer

Selasa, 25 Januari 2011

Burung Kacer


Burung Kacer merupakan salah satu burung petarung yang memiliki gaya paling eksotis, disamping suaranya yang sangat memukau. Merawat burung Kacer sangat mudah dan menyenangkan.
 
KARAKTER DASAR BURUNG KACER
Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Kacer betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Kuda Laut-Mbagong-Mbedesi. Setiap burung Kacer memiliki karakter ini, karena ini merupakan karakter dasar dari burung Kacer. Ada beberapa sebab yang membuat burung Kacer mbedesi atau mbagong, yaitu: terlalu birahi, tidak kondisi (mau mabung atau sedang mabung), jatuh mental dan kurang birahi.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG KACER YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Kacer
Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Kacer jantan dapat dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras.
Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG KACER
Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Kacer. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Kacer yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN

Perawatan harian untuk burung Kacer relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung Kacer:
Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.
Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

PENTING
Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 4x seminggu.
Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 2x seminggu.
Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.


PENANGANAN APABILA KONDISINYA OVER BIRAHI
Pangkas porsi Jangkrik menjadi 2 pagi dan 2 sore
Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu
Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama

PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP
Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore
Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi setiap hari
Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali
Mandi dibuat 2 hari sekali saja
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Kacer lain dahulu
Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari

PENANGANAN APABILA SELALU MBAGONG
Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
Lakukan mandi malam. Minimal seminggu sekali.
Mandi pasir sewaktu penjemuran dengan menyediakan bak khusus berisi pasir bersih yang sudah diayak. Lakukan minimal seminggu sekali.
Stelan EF perlu di atur ulang menjadi setengah dari porsi awal.
Bisa diberikan Ulat Bambu 2 ekor seminggu sekali

PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Kacer:
H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 5 ekor sore.
H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor.
Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 2 ekor lagi.

PENTING
Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Kacer lain.
Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.


PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Kacer:
Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.


PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:
Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari
Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi, Cacing 2 ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi.
Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. 

KARENA NILAI SETITIK RUSAKLAH SUSU SEBELANGAN




Jakarta - Laboratorium Fotogrametri dan Inderaja Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) menganalisa circle crop di Berbah, Sleman, berdasarkan foto yang diambil dari udara. Hasilnya diketahui circle crop di Sleman tidak begitu presisi.
Dalam foto udara yang diterima redaksi detikcom, Rabu (26/1/2011), garis diameter lingkaran tidak tepat melewati tengah lingkaran. Selain itu bentuk seperti ikan pun tidak simetris satu dengan lainnya. Selain itu ada orientasi arah yang tidak jelas dari circle crop tersebut. Hal ini mematahkan asumsi kalau circle crop itu dibuat oleh alat khusus atau tempat UFO mendarat. Karena jika pesawat, bentuknya tentu presisi.
"Karena bentuknya tidak simetris, ini bisa dikatakan menguatkan dugaan kalau circle crop tersebut memang dibuat manusia," ujar Dosen Geodesi UGM, Catur Aries Rokhmana kepada detikcom.
Catur menjelaskan foto udara tersebut diambil oleh dua mahasiswanya dengan menggunakan pesawat aeromodelling. Hasilnya dianalisa di Laboratorium Fotogrametri dan Inderaja Teknik Geodesi UGM.
"Ini semacam uji forensik," terangnya.
Walau meyakini bahwa circle crop tersebut merupakan karya manusia, seperti dugaan LAPAN sebelumnya, Catur mengaku kagum dengan pembuatnya. Menurutnya sangat mengagumkan karya seperti ini bisa selesai dalam waktu yang sangat singkat.
"Yang belum terjawab adalah bagaimana dalam waktu singkat bisa membuat itu. Saya kira pembuatnya harus dapat apresiasi," tutupnya.
Sebelumnya, setelah turun ke lokasi, tim Lapan semakin yakin crop circle di Berbah, Sleman adalah buatan manusia. Sejumlah tanda-tanda telah ditemukan tim di lokasi crop circle yang menghebohkan.
Beberapa tanda yang ditemukan adalah adanya lubang di tengah pola crop circle. Lubang itu diduga dijadikan titik untuk menancapkan tonggak untuk membuat lingkaran.
"Ada juga bekas sibakan padi menuju lubang tersebut. Sibakan ini menjadi tempat si pembuat menuju lubang tersebut. Ini menunjukkan ada yang masuk ke situ," kata Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antarika Lapan Sri Kaloka dalam jumpa pers di lokasi, Berbah, Sleamn, Selasa (25/1).


Memang tidak menutup kemungkinan, hal itu adalah benar. Bahwa crop cicle di Berbah adalah buatan manusia. Namun kita coba objektif mengamati kecatatan crop cicle di Berbah. Garis simitris yang di buat sebagai dasar analisis tidaklah ada ditengah-tengah ( garis diagonal) lingkaran sisi kanan, sehingga garis sebagai dasar analisis tidak simitris. Kemudian yang lain, adalah gambar yang menyerupai ikan disebelah kanan juga tidak dibuat dengan objektif. Artinya lingkaran sebagai dasar menentukan kesimitrisan kedua bentuk itu, tidak dibaut dengan menggunakan titik pertemuan diagonal yang tepat. 
Sedangkan bukti fisik yang ditemukan dilokasi, mungkin memang benar adanya anggapan bahwa itu, buatan manusia. Namun kita perlu membuat analisis yang lebih mendalam terkait hal tersebut. Bahkan klo memungkinkan, bisa kita lakukan rekaulang pembuatannya. Klo dilihat dari udara memang bentuknya tidak rapi. Penulis baru kali ini, melihat foto udara crop cicle di Berbah. Mungkin ini foto pertama yang di publis lewat dunia maya. Dan kesalahan Si Pembuat yang cukup fundamental adalah tanda yang menyerupai ekor ikan di sebelah bawah dari gamber tersebut. Sealni itu, ekor ikan disebeh kanan berbeda dengan sebeloh kiri.
Apapun itu, ini pertama kalinya di Indonesia. Ide gila selalu dimulai dengan tidak adanya saran memadai menyelurkan inspirasi...

Senin, 24 Januari 2011

Mahasiswa Pengklaim Pembuat Crop Circle di Sleman

Jakarta - Sebuah tulisan di blog mengklaim crop circle di areal pertanian Berbah, Sleman, merupakan buatan enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Meski banyak yang menyebutnya hoax, pihak universitas yang dikenal dengan sebutan 'Kampus Biru' itu akan melacaknya.
Suryo mengatakan, kemungkinan crop circle itu dibuat oleh mahasiswa cukup besar. Apalagi, mahasiswa di jurusan MIPA, boleh jadi memiliki minat terhadap desain dan seni pembuatan crop circle.
'Terungkap Circle crop Sleman Kerjaan 6 Mahasiswa (UGM)' di internet. Namun sayangnya, penulis tidak menyebutkan idetitas siapa sang penulis dan siapa 6 mahasiswa UGM itu.
Tulisan itu menceritakan bahwa  6 mahasiswa UGM terlibat dalam pembuatan crop circle untuk mengisi liburan. Menurut sang penulis, mahasiswa UGM itu berasal dari Sains Matematika dan Pertanian MIPA. Penulis menuliskan, saat chatting lewat Facebook, salah seorang dari mahasiswa mengaku bahwa merekalah yang membuat crop circle itu.
Untuk meyakinkan pembaca, penulis menjelaskan secara singkat bagaimana para mahasiswa itu membuat crop circle itu. Mahasiswa membuat crop circle dengan memakai pembajak sawah yang beroda. "Lihat saja padi yang mereka gilas jatuhnya searah. Menurut mahasiswa berambut cepak dan berkacamata ini (maaf kalau ditulis ya bro ciri-cirinya), pembuatannya sangat rumit, mereka merancang dengan baik-baik menggunakan desain dan ilmu hitung Matematika dengan sangat teliti," tulisnya.
Apakah benar crop cicle yang membaut manusia? Ataukah  hanya segelintir orang yng mencari sensasi belaka? Numpang tenar bersama sebuah berita? Seperti ketika Gebi saat diakhir ajalnya mencip ta sebuah lagu yang kebetulan buming, dan berbondong bondong para musisi picisan meng klaim itu sebagai ciptaan mereka. Akankah fenomena busuknya mental generasi muda, terjadi lagi?
Bukti lain, kenapa tidak ada sebuah bukti, sebuah crop cicle yang gagal didunia? semua crop sicle selalu bgus, dengan bentuk yg sempurna. mengapa pada ujungnnya selalu robong dengan sudut yang runcing. hal ini sulit di cipta dengan teknologi sederhana berupa troktor beroda. klo pun manusia yang menciptanya, butuh teknologi yang aka sedikit modern. dan juga kedetailan desai yang rumit. Dan bentuk yang demikian, secara pribadi penulis baru melihatnya sekali ini. Penulis akui itu Indah!

Minggu, 23 Januari 2011

Crop Cilce


JAKARTA, KOMPAS.com — Ditemukannya pola lingkaran raksasa di areal persawahan wilayah Berbah, Sleman, Yogyakarta, Minggu (23/1/2011), menarik perhatian para pemerhati fenomena unidentified flying object (UFO). Jejak semacam itu selama ini sering disebut crop circle yang dikait-kaitkan dengan perbuatan makhluk asing atau alien.
Crop circle sebagai fenomen ajaib yang belum terungkap, selain di Indonesia ternyata sering ditemui di berbagai negara. Laporan-laporan mencengangkan sering disampaikan dari daerah Amerika Latin terkait keberadaan crop cicle.Orang awam selalu mengkaitkan terjadinya fenomena tersebut dengan keberadaan unidentified flying object (UFO). Namun berbagai badan antariksa di banyak negara selalu membantahnya, sebagai ulang dari orang iseng. Namun karena ukurannya yang luar biasa, bisa sangat besar mencapai puluhan hingga ratusan meter membuatnya mustahil..
"Dengan ukurannya yang sangat besar sulit dibilang kalau bentuk-bentuk raksasa semacam itu dibuat manusia. Jadi bisa diambil kesimpulan, ada makhluk lain yang membuatnya," kata Dudi Sudibyo, pengamat penerbangan yang juga pemerhati UFO, saat dihubungi Kompas.com.Apalagi, yang di Yogyakarta ukurannya tidak sebesar crop circle di Amerika Latin yang ukurannya mencapai puluhan hingga ratusan meter.

Ukurannya yang kelewat besar membuatnya tidak dapat diterima akal sehat, juga karena bentuknya yang selalu simitris dan rapi. Meski demikian,kemungkiri bahwa crop circle bisa jadi juga dibuat manusia dengan suatu alat. Tanpa bantuan suatu alat agaknya manusia tidak muingkin membuatnya. Bayangkan untuk membuat sebuah lingkaran saya manusia membutuhkan busur, apalagi untuk membuat lingkaran dengan ukuran raksasa, ditambah dengan pola-pola tidak lazim dan memiliki tingkat kerumitan yang lumayan, ditambah lagi semuanya simitris dan rapi.
"Pendekatan ilmiah tetap harus dikedepankan. Saya kira masyarakat tak bisa mengabaikannya begitu saja. Perlu diteliti lebih lanjut," kata Dudi. Ia mengatakan, pihak-pihak yang tertarik meneliti sebaiknya segera mendokumentasikannya seperti mengambil gambar secara rinci, mengukur dimensinya, termasuk menginvestigasi bagaimana crop circle itu dapat muncul di lokasi tersebut.

Ada sejumlah ahli yang sebelumnya telah mencoba merekonstruksi pembuatan crop circle tersebut. Menurutnya, hal itu memang bukan hal mustahil meskipun harus dengan perhitungan matematika yang cermat.
Namun, sampai sekarang crop circle yang pernah ditemukan tetap saja menjadi misteri karena tak ada yang mengaku membuatnya. Nah, bagaimana dengan crop circle di Yogyakarta, akankah tetap menjadi misteri?
Di dunia, fenomena crop cicle, sering terjadi. ada berbagai macam bentuk dan semua masih menjadi misteri. Paling banyak ada di kawasan Amerika Latin, sedang di Eropa tidak kalah seringnnya. apaun itu, hampir semua terjadi di areal pertania. Kemungkinan besar, hal ini terjadi karena areal pertanian paling mudah bentuk. Seolah seseorang, atau sesuatu itu ingin menunjukkan sebuah pesan, atau paling tidak bukti eksistensinya.



Sebagai makluk yang berbudaya, kebudayaan kita kembali diuji dalam kasus ini. Akankah kebudayaan kita mampu mengungkap misteri ini, ataukah kebudayaan kita menyerah kalah dan membiarkannya sebagai sebuah misteri sampai akhir jaman nanti?

Minggu, 16 Januari 2011

Krakatau Steel, Riwayatmu Kini

Setelah Nippon Steel dikabarkan tertarik membeli saham KRAS, industri baja raksasa Korea Selatan POSCO juga sangat berminat pada saham KRAS. Pada saat dunia industri didunia diprediksi bergeliat pasca resesi global, pada saat pabrikan syarat pengalaman berani menglontorkan dana triyunan dolas AS untuk ekspansi, negara ini malah berencana memanen investasinya. Strategi sapi perah, padahal idealnya dilakukan bukan pada saat bisnis sedang tumbuh, tetapi pada saat bisnis ada pada tahap maturiti/dewasa.
Apakah tragedi penjualan saham telkom lengkap dengan Satelit Palapanya, pada saat industri telekomunikasi sedang tumbung cepat-cepatnya, akan terulang? Akankah kegagalan Era Megawati akan terulang di Era Sby ini? kita tunggu ending-nya! Semoga kali ini, kepentingan rakyat tidak lagi di korbankan...

Minyakku Sayang, Bangsaku Sayang

"Harga minyak melangbung!", cerita lama. Tidak lama lagi harga-harga akan naek, dan inflasi diluar predisksi akan menjadi pembenaran revisi APBN. Harga beras naek, minyak goreng naek, bumbu-bumbu dapur tidak dapat dihindari hanya menunggu waktu!
Indonesia, adalah negara besar pengekspor minyak. Ironisnya pada saat harga minyak naek, bukan keungungan yang kita dapat, tapi derita.Bumi kita dianugrahi oleh triyunan barel minyak bumi, yang konon terbaek di Dunia. Dengan kandungan senyama karbon terendah! Kita hidup dibangsa produsen minyak, anggota OPEC pada saat harga minyak naek pemerintah teriak kesulitan keuangan. Harus menanbah alokasi belanja untuk subsidi. Pas harga minyak turun, pemerintah kembali teriak penerimaan tidak sesuai estimasi awal. Lalu kapan pemerintah bisa membuat keputusan yang benar?
Kita dilahirkan di negeri yang konon memilikikandungan minaral mulia berlimpah, seperti dilahirkan dalam masalah! Dari satu masalah ke masalah laen. Sebagai negara anggota OPEC, minyak naek atau turun kita yang rugi. Ya, masyarakat kecil yang menjadi korban. Padahal seharusnya, klo minyak naek Pemerintah dapat memakai selisih estimasi untuk menutupi belanja subsidi, klo turun pake anggaran sudsidi untuk infestasi pada Pertamina. Ekspansi dan buka ladang minyak baru. Jadi kita akan selalu mendapat competitive adventage yang kuat. Sebagai BUMN, tentu Pertamina punya fleksibilitas anggaran yang lebih baik dari institusi pemerintah.
Kembali mengingatkan, bukankah " . . . Bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai negara digunakan untuk kemakmuran rakyat setinggi tingginya!" konsep dari pendiri bangsa " Bung Hatta" yang sepi ditelan Bumi. Kapan rakyat memperoleh kemakmuran setinggi tingginya, jika sejahtera saja sulit . . . bagaimana bisa disebut makmur, jika keadilan dan kesamaan didepan hukum dan pemerintahan hanya mitos belaka!!!
Yang jelas, mari kita kembali bertanya " KEMANA LARINYA MINYAK MINYAK KITA ITU???"

Minggu, 09 Januari 2011

IHSG antiklimak

"Jakarta,Detik, 10 Januari 2011- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu ditutup melemah cukup signifikan, dengan IHSG tercatat melemah 1.9% dalam sepekan ke level 3631.45. Pelemahan IHSG tersebut cukup mengejutkan pasar karena terjadi dipekan pertama bulan januari tahun 2011, suatu bulan yang selalu diidentikkan sebagai bulan yang positif. Seperti diketahui, investor setiap memasuki awal tahun akan membicarakan mengenai January Effect, suatu fenomena kenaikan harga saham di mata investor yang terjadi setiap awal tahun atau tepatnya dibulan Januari"
Berita yang banyak dibaca sambil lalu, pada suatu situs berita digintal ternama. Bulan Januari yang selalu identik dengan tren kenaikan pada indek harga saham gabungan diseluruh dunia, terjadi sebaliknya pada IHSG. Padahal pada penutupan akhir tahun 2010 IHSG dengan membanggakan telah mencapai pertumbuhan 40,82% ke level 3.568 atau nyang tertinggi di level Asia-Pasifik.
Yang menjadi pertanyaan, benarkah kenaikan ini disebabkan oleh kinerja saham ataukah ada stimulus dari luar? Terbukti pada awal Tahun 2011 ini IHSG menunjukkan kinerja antiklimat dibanding dengan penutupan akhir Tahun 2010.
Hal tersebut menjadi kekuawatiran kita pada ekspentasi pasar pada kinerja saham-saham di Indonesia. Di hampir semua pasar maodal di dunia, kita kenal terjadinya January Effect yang terjadi sebagai fenomena umum sebagai respon pasar pada target kinerja pada waktu yang akan datang, atau di tahun berjalan. Pelaku pasar modal menjadikan target kinerja dan iklim bisnis sebagai alat ukur untuk menentukan ekspektasi mereka pada kinerja saham-saham di sebuah pasar modal.
Akankah IHSG memiliki kinerja yang positif di Tahun ini? Akankah ekspektasi pasar akan berubah atas kinerja saham-saham di Bursa Efek Indonesia? Kita tunggu saja.