Entri Populer

Rabu, 18 Mei 2011

Korban Pelecehan Bos IMF Trauma Berat

VIVAnews -- Dunia seperti terbalik bagi Dominique Strauss-Kahn. Sebagai pria paling berpengaruh dalam perekonomian global, ia seharusnya menjadi pembicara dalam Brussels Economic Forum di Belgia, Rabu 18 Mei 2011 waktu setempat. Namun yang terjadi justru sebalinya. Ia meringkuk di penjara Kota New York Amerika Serikat. Sebagai tahanan kasus pelecehan seksual.

Karir dan masa depan politiknya serba tak menentu. Statusnya sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) terancam lepas, dan  mimpinya menjadi Presiden Perancis dalam pemilu mendatang terancam kandas.

Khawatir bunuh diri karena tekanan mental, Strauss-Kahn kini berada dalam pengawasan ketat. Si korban jelas lebih menderita.  Pembantu hotel yang diduga akan diperkosa bos IMF itu saat ini sedang berjuang mengatasi trauma berat.

Pengacaranya, Jeffrey Shapiro,  mengatakan bahwa korban berada dalam pengawasan ahli jiwa. Perempuan malang itu tak mampu kembali ke rumahnya di Bronx dan juga bekerja, di tengah badai pemberitaan media global.

Apalagi, korban mengaku tak tahu identitas Strauss-Khan yang notabene adalah orang penting, sampai suatu ketika seorang teman meneleponnya, sehari setelah penyerangan. "Hidupnya bagai terbalik," kata Shapiro, seperti dimuat Daily Mail, 18 Mei 2011. "Ia hanyalah perempuan pekerja keras, orang tua tunggal yang menanggung hidup anaknya yang berusia 15 tahun."

Putri korban tinggal berdua dengannya. "Ia bersyukur memiliki pekerjaan, dengan itu ia bisa menyediakan makanan dan tempat tinggal untuk dia dan anaknya." Sejak peristiwa ini mencuat, jelas Shapiro, masa depan korban suram. "Ia tak tahu bakal seperti apa masa depannya. Selain apa yang terjadi di kamar hotel itu, trauma yang dia alami dalam hidupnya sangat luar biasa."

Siapa identitas korban? Saphiro tak menyebut nama. Ia hanya memberikan sejumlah petunjuk. Perempuan itu berusia 32 tahun, lahir di Guinea, Afrika Barat dan bekerja selama tiga tahun di Sofitel. "Ia tak pernah tahu siapa Strauss-Kahn."

Jaksa menuntut Strauss-Kahn atas tuduhan menyerang pembantu hotel saat perempuan itu masuk ke kamar, tanpa menyadari ada tamu yang masih berada dalam ruangan.

Menurut jaksa, pria 62 tahun itu mencoba memerkosa perempuan itu, namun gagal. Sebagai gantinya ia memaksa korban melakukan seks oral.

Lalu, wanita itu melarikan diri dari ruangan dan melapor ke petugas keamanan. Masalah menjadi serius saat polisi New York datang, memeriksanya, dan langsung melakukan investigasi.

"Korban adalah seseorang yang menghormati hukum. Ia datang dari negara yang tak menghargai penegakan hukum. Perempuan itu merasa adalah kewajibannya untuk melapor," kata Saphiro. "Ia tak punya tujuan lain selain menjawab pertanyaan yang diajukan padanya."

Menurut Saphiro kendati korban bukan warga negara AS, ia punya visa untuk bekerja di negeri Paman Sam. Dengan pendidikan dan pengalaman yang terbatas, ia bekerja sebagai pembantu.

Saphiro mengaku dikenalkan dengan korban melalui perantara seorang teman Minggu lalu. Shapiro menggambarkan perannya sebagai mencoba membantu korban dan menjelaskan proses hukum padanya. Korban masih menutup diri. "Ia tak ingin namanya diungkap karena merasa sangat takut, bakal terjadi ancaman fisik padanya."

Sementara, melalui pengacaranya, Strauss-Kahn membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya: tindakan kriminal seksual, percobaan pemerkosaan, pelecehah seksual. Jaminan sebesar US$1 juta yang diajukan ditolak hakim. Jika terbukti bersalah, Strauss Kahn terancam pidana maksimal 25 tahun.

Rabu, 04 Mei 2011

Dari Candi ke Candi


Banyu Nibo berarti “Air Menetes”. Ini merupakan warisan Budha dari abad 9. Karena terletak jauh dari candi Budha lainnya di daerah terpencil di tengah sawah, maka orang-orang menyebutnya sebagai “Si Sebatang Kara Banyu Nibo”

Candi Barong merupakan peninggalan Agama hindu yang terletak di dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan. Dibuka setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB. Candi ini berdekatan dengan situs Ratu Boko.

 
Candi Gebang Hindu  merupakan warwisan dari abad ke-7 Masehi dan diperkirakan dibangun juga oleh raja dari Wangsa Sanjaya. Candi ini memiliki beberapa kualitas khusus. Candi Gebang terletak di Condongcatur, Ngemplak, Sleman, sekitar 11 km dari pusat Kota Jogja.

Candi Prambanan terdiri dari tiga candi utama yang berketinggian 47 m dan dikelilingi oleh candi kecil yang disebut Perwara. Terletak 17 km dari Jogja, Candi Prambanan merupakan peninggalan dari Agama Hindu dari abad IX. Buka Senin-Minggu (09.00-17.00 WIB)

Candi Sewu terletak beberapa ratus meter sebelah timur Candi Prambanan. Selain besar dan luas, candi Budha ini mencakup beberapa candi kecil lainnya seperti Lumbung, Asu, Bubrah, dan Candi Lor Kulon

Candi Ratu Boko terletak 3 km arah selatan dari Candi Prambanan. Kompleks bangunan candi ini terdiri dari gapura, sebuah candi pembakaran, Paseban (balai). Pendapa dan kompleks pemandian Keputren.

Candi Sambisari terletak 12 km dari Jogja di Desa Sambisari, candi ini ditemukan pada tahun 1966. Berdasarkan penelitian geologis ditemukan bahwa 6 meter candi ini terkubur oleh ledakan bahan Gunung Merapi di tahun 1006. Buka setiap hari pukul 09.00-17.00 WIB


Candi Borobudur

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Terletak di Magelang Jawa Tangah atau 45 km dari Jogja.

 Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu. Pada kedua tepi tangga terdapat relief-relief cerita Pancatantra dan jataka. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut. Terletak di Magelang Jawa Tangah, atau 45 km ddari Jogja.


Candi Pawon adalah nama sebuah candi. Candi Pawon dipugar tahun 1903. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. J.G. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa Awu yang berarti abu, mendapat awalan pa dan akhiran an yang menunjukkan suatu tempat. Dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti dapur, akan tetapi De Casparis mengartikan perabuan. Penduduk setempat juga menyebutkan candi Pawon dengan nama Bajranalan. Kata ini mungkin berasal dari kata Sansekerta vajra = "halilintar" dan anala = "api".



Mengenal Buah Naga


Sebagian kalangan menyebutnya buah ini dengan nama Buah Dewa. Hingga saat ini di butuhkan akan buah Naga Indonesia cukup besar dan bukan hanya pasar lokal saja yang ingin mencicipi kedahsyatan buah yang stu ini. Peluang Ekspor juga tidak kalah besarnya, Namun kebutuhan yang besar tersebut belum mampu di penuhi oleh produksi dalam negri asalny (Taiwan) Apalagi kondisi dalam negri Indonesia cukup sulit memenuhi peluang Pasar ini, Karena hal-hal yang berhubungan dengan iklim investasi yang cenderung lesu. Tetapi melihat segi potensi Wialyah lahan pertanian yang luas dan subur,Sangat besar kemungkinannya untuk mengembangkan tanaman jenis ini.
Tingginya permintaan buah naga ini di sebabkan oleh promosi yang menyebutnya sebagai buah meja (Sangat Menarik dan Menggiurkan bila di sajikan di meja makan) Berkhasiat mujarab untuk berbagai penyakit dan bermanfaat sebagai bahan baku di bidang industri pengolahan Makanan, Minuman, Kosmetik serta produk kesehatan. Berpedoman kepada kondisi petani yang sebagian besar kurang mampu berinvestasi di bidang ini (Mahalnya bibit dan perlengkapan yang harus di sediakan). Merupakan salah satu motivasi bagi pemilik modal untuk bekerja sama dengan kelompok Tani dalam pembudidayaan Komoditas ini. Keadan lain yang mendukung adalh tersedianya lahan yang potensial dan tenaga ahli dalam pembudidayaan jenis Tanaman ini.

CIRI BUAH NAGA
Buah naga (Dragon Fruit atau Hylocereus Undatus) masih termasuk komoditi langka di indonesia. Buah yang beasal dari Taiwan ini memiliki bentuk yang sangat unik dan cukup memikat untuk di lihat. Bentuk fisiknya mirip dengan buah nanas hanya saja buah ini memiliki sulur /jumbai di sekujur kulitnya dan buah ini berwarna merah jambu (Pink) dengan daging buah berbagai jenis antara lain berwarna Putih, Kuning dan Merah dengan biji kecil berwarna hitam yang sangat lembut dan lunak. Rasa buah tergantung jenis warna daging buah itu, Bila warna merah cenderung manis dan legit dengan perpaduan rasa yang sangat khas. Warna putih rasanya manisdan segar sedangkan kuning perpaduan antara ke dua warna di atas. Bentuk tanaman hampir mirip dengan pohon kaktus berupa sulur-sulur yang memanjang seperti lidah naga yang menjulur. Berat rata-rata + 600 s.d 800 Gram.

KHASIAT BUAH NAGA
  • Penyeimbang kadar gula darah.
  • Membersihkan darah.
  • Menguatkan ginajal.
  • Menyehatkan lever.
  • Perawatan kecantikan.
  • Menguatkan daya kerja otak.
  • Meningkatkan ketajaman Mata.
  • Mengurangi keluhan panas dalam dan sariawan.
  • Mensatbilkan Tekanan Darah.
  • Mengurangi Keluhan Keputihan.
  • Mengurangi Kolesterol dan mencegah Kanker usus.
  • Mencegah Sembelit dan Memperlancar Feses.

SISTEM PENANAMAN
1. Persyaratan tanam: Tidak berpengaruh terhadap kualitas tanah, Jenis apa saja dapat di lakukan penanaman. Membutuhkan penyinaran penuh. Daerah tropis cocok untuk Tanaman ini.
2. Penanaman sebaiknya di gunakan parit untuk saluran drainase di areal kebun.Dan gunakan ajir/tiang penyangga tanaman kaktus berukuran 10cm x 10cm x 150cm.Tiang penyangga ini biasa terbuat dari kayu atau beton yang di tancapkan ke tanah sedalam 50cm dengan jarak tanam 2,5 x 3cm.
3. Jarak tanam bibit yang baik adalah 2,5 x 2 meter dan tiap tiang penyangga di tanami 4 bibit tanaman,Jadi untuk 1Ha membutuhkan 2000 tiang penyangga dan 8000 bibit tanaman buah naga.
4. Pemeliharaan tanaman meliputi,Perawatan sulur tanaman agar terhindar dari luka,pengecekan rutin kondisi keasamn tanah,dll.
5. Panen tanaman akan berbunga pada umur 1,5-2 tahun dan dapat di panen saat mencapai umur 30 hari setelah bunga mekar.Tanaman buah naga akan berbuah terus menerus hingga + 10 tahun.

TAMBAHAN INFORMASI

PENDAHULUAN
Buah Naga telah lama dikenal oleh rakyat Tionghoa kuno sebagai buah yang membawa berkah. karena biasanya buah naga diletakkan diantara patung naga di altar.
Oleh karena itu orang Vietnam menyebut buah naga atau dalam bahasa Vietnam disebut dengan nama Thang Loy di Thailand diberi nama Keaw Mang Kheon, dalam istiiah Inggris diberi nama DRAGON FRUIT clan di Indonesia dikenal dengan nama BUM NAGA Sebenarnya tanaman ini bukan tanaman asil daratan Asia, tetapi merupakan tanaman ask Meksiko clan Amerika Selatan bagian utara ( Colombia ). Pada awainya buah naga ini dibawa kekawasan Indocina ( Vietnam ) oleh seorang Perancis sekitar tahun 1870. dari Guyama Amerika Selatan sebagai hiasan sebab sosoknya yang unik dan bunganya yang cantik dan berwarna putih. Baru sekitar tahun 1980 setelah dibawa ke Okinawa Jepang tanaman ini mendunia karena sangat menguntungkan. Pada tahun 1977 buah ini dibawa ke Indonesia clan berhasil disemaikan kemudian dibudidayakan. Buah naga kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet.
Beberapa khasiat dari DRAGON FRUIT adalah :
1. Penyeimbang kadar gula
2. Pencegah Kolesterol tinggi
3. Pencegah kanker usus

1. Persyaratan Tumbuh Tanam
Ditanam di dataran rendah, pada ketinggian 20 – 500 m diatas permukaan iaut
Kondisi tanah yang gembur, porous, banyak mengandung bahan organik clan banyak mengandung unsur hara, pH tanah 5 – 7
Air cukup tersedia, karena tanaman ini peka terhadap kekeringan dan akan membusuk bila kelebihan air Membutuhkan penyinaran cahaya matahari penuh, untuk mempercepat proses pembungaan

2. Persiapan Lahan
Persiapkan tiang penopang untuk tegakan tanaman, karena tanaman ini tidak mempunyai batang primer yang kokoh. Dapat menggunakan tiang dari kayu atau beton dengan ukuran 10 cm x 10 cm dengan tinggi 2 meter, yang ditancapikan ke tanah sedalam 50 cm. Ujung bagian atas dari tiang penyangga diberi besi yang berbentulk lingkaran untulk penopang dari cabang tanaman
Sebulan sebeium tanam, terlebi dahulu dibuatkan Wbang tanan dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak tanam 2 m x 2,5 m, sehingga dalam 1 hektar terdapat sekitar 2000 lubang tanam penyangga
Setiap tiang/pohon penyangga itu dibuat 3 – 4 Lubang tanarn dengan jarak sekitar 30 cm dari tian penyangga.
Lubang tanam tersebut kemudian diberi pupuk kandang yang masak sebanyak 5 – 10 kg dicampur dengan tanah

3. Persiapan bibit dan penanaman
Buah naga dapat diperbanyak dengan cara :
Stek dan Biji
Umumnya ditanam dengan stek dibutuhkan bahan batang tanaman dengan panjang 25 – 30 cm yang ditanam dalam polybag dengan media tanam berupa campuran tanah, pasir clan pupuk kandang  dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Setelah bibit berumur ? 3 bulan bibit siap dipindah/ditanam di lahan.

4. Pemeliharaan
Pengairan
Pada tahap awal perturnbuhan pengairan dilakukan 1 – 2 hari sekali. pemberian air berlebihan akan menyebabkan terjadinya pembusukan
Pemupukan
Pernupukan tanaman diberikan pupuk kandang, dengan interval pemberian 3 bulan sekali, sebanyak   5 – 10 Kg.
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Sementara belum ditemukan adanya serangan hama clan penyakit yang potensial. Pembersilhan lahan atau pengendalian gulma dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman
Pemangkasan
atang utama ( primer ) dipangkas, setelah tinggi mencapai tiang penyangga ( sekitar 2 m ), clan ditumbuhkan 2 cabang sekunder, kemudian dari masing-masing cabang sekunder dipangkas lagi clan ditumbuhkan 2cabang tersier yang berfungsi sebagai cabang produksi.

5. Panen
Setelah tanaman umur 1,5 – 2 tahun, mulai berbunga dan berbuah. Pemanenan pada tanaman buah naga dilakukan pada buah yang memiliki ciri – ciri warna kulit merah
mengkilap, jumbai / sisik berubah warna dari hijau menjadi kernerahan. Pemanenan dilakulkan dengan menggunakan gunting, buah dapat dipanen saat buah mencapai umur 50 hari terhitung sejak bunga mekar
Dalam 2 tahun pertama. setiap tiang penyangga mampu menghasilkan buah 8 s / d 10 buah naga dengan bobot sekitar antara 400 – 650 gram
Musim panen terbesar buah naga terjadi pada bulan September hingga Maret
Umur produktif tanaman buah naga ini berkisar antara 15 – 20 tahun.

Kamis, 03 Maret 2011

Polemik Pajak Impor Film

Oleh: Sheila Timothy
Sumber : VIVAnews - Pada 10 Januari 2011, diterbitkan Surat Edaran Direktur  Jenderal  Pajak nomor SE - 3/PJ/2011 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan Berupa Royalti dan pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Pemasukan Film Impor. Peraturan ini merupakan penafsiran baru atas undang-undang dan peraturan tentang pajak bea masuk yang lama.
Dengan surat edaran ini penghasilan yang dibayarkan keluar negeri oleh importir terkait penggunaan hak cipta atas film impor dengan persyaratan tertentu, merupakan royalti yang dikenakan PPh 20 persen. Peraturan ini mendapat reaksi keras dari pihak importir film, yang mengakibatkan MPAA (Motion Picture Association of America) atau asosiasi produsen film Amerika Serikat menyatakan tak akan lagi mengedarkan film Hollywood ke Indonesia.

Hampir dua pertiga jumlah film yang diputar di bioskop saat ini adalah film-film Hollywood dan asing non-Hollywood. Banyak pihak khawatir langkah MPAA ini akan diikuti oleh distributor film non-Hollywood, karena bea dan pajak ini diberlakukan merata untuk semua film impor.

Pemerintah mengatakan mereka sedang memikirkan jalan keluar atas keberatan ini. Tujuan pemerintah memberlakukan pajak ini, seperti diberitakan berbagai media, adalah untuk mendukung industri perfilman nasional sehingga dapat bersaing di pasar domestik.

Itu tujuan yang sebenarnya baik, namun apabila ditelaah lebih mendalam, ternyata tidaklah tepat pada sasarannya. Pada kenyataannya, kebijakan itu justru berpotensi makin mempersulit industri film nasional.

Seharusnya, pemerintah sejak awal mengkomunikasikan terlebih dahulu kebijakan tersebut dengan pelaku industri film nasional, bukan malah sesudah kebijakan tersebut diimplementasikan. Ini penting supaya berbagai kesulitan yang selama ini dihadapi oleh sineas Indonesia benar-benar dapat diakomodasi secara pas. Jangan karena semata ingin meningkatkan penghasilan APBN, peraturan baru dikeluarkan, dan hasilnya malah makin mempersulit industri film Indonesia.

Terlepas dari keberatan MPAA, tulisan ini akan lebih menitikberatkan pada kenyataan di lapangan. Apa sebetulnya kesulitan yang dihadapi oleh filmaker Indonesia, bagaimana solusi yang diharapkan dari pemerintah, dan bagaimana efek pemberlakuan pajak dan bea film impor itu terhadap industri film nasional.


Satu habitat

Menghilangnya film-film asing (Hollywood dan kemungkinan juga akan diikuti oleh non-Hollywood) akan mengganggu industri film lokal secara keseluruhan.
Mengapa?

Perlu diingat, industri film merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari banyak partikel. Industri film adalah suatu sistem yang terdiri dari bukan hanya pembuat film, atau production house, tetapi juga termasuk di dalamnya semua perusahaan yang terlibat di berbagai bidang--teknologi, komersial film, distributor, dan exhibitor. Segenap partikel itu merupakan kesatuan dalam suatu habitat, yang saling membutuhkan satu sama lain, suatu simbiosis mutualisme.

Jika salah satu partikel terganggu, partikel lain akan terganggu pula. Pendek kata, jika film-film asing (baik Hollywood atau non-Hollywood) menghilang di layar exhibitor (bioskop-bioskop), maka penghasilan dari exhibitor akan terganggu. Jika exhibitor menghilang, lalu di mana filmaker lokal dapat memutar film mereka?

Jadi, pertanyaan kita adalah: benarkah pengenaan pajak dan bea impor ini, yang berpotensi akan mengurangi bahkan menghilangkan film impor dari layar bioskop, akan meningkatkan jumlah film nasional?

Tujuan itu mungkin tercapai jika kita hanya bicara kuantiĆ­tas film, bukan kualitasnya. Untuk memenuhi kuota, filmaker dapat saja membuat film dengan cepat, dengan dana seadanya, diproduksi dalam satu minggu, yang akan siap tayang dalam tempo satu bulan, digandakan sebanyak mungkin, kemudian segera dilempar ke pasar.

Masalahnya, dengan kualitas yang rendah dan dibuat asal-asalan seperti itu, apakah masalah yang dihadapi film lokal saat ini akan terjawab? Apakah penonton mau mengeluarkan uang untuk menonton film kacangan? Tentu saja tidak. Jumlah penonton bioskop niscaya akan semakin turun. Kepercayaan masyarakat terhadap film nasional akan semakin sirna. Sebagai gambaran, di tahun 2010 saja jumlah penonton film nasional hanyalah sekitar 500 ribu orang saja--jumlah yang sangat sedikit.

Pajak, pajak, dan pajak

Keberatan MPAA mengenai pajak sebenarnya juga merupakan kesulitan terbesar industri film nasional. Pajak yang dikenakan pada industri film nasional tidaklah sedikit. Sumbangannya kepada kas negara dimulai dari masa produksi sampai dengan paska produksi. Pajak tersebut di antaranya adalah PPn (dari material pembuat film sampai dengan penyewaan alat dan penggandaan) dan PPh Karyawan Pasal 21.
Belum lagi, penghasilan dari bioskop--yang merupakan penghasilan terbesar bagi suatu production house--masih dipotong Pajak Tontonan, yang besarnya bervariasi sesuai dengan peraturan daerah masing-masing, bahkan ada yang mencapai 30 persen. Penghasilan setelah dipotong pajak tontonan ini harus dibagi dua dengan pengusaha bioskop. Setelah itu, pendapatan production house masih dipotong lagi Pajak Royalti sebesar 10 persen (Peraturan Direktorat jenderal Pajak nomor PER-33/PJ/2009).
Pajak serupa dikenakan pula pada penghasilan dari sumber-sumber lain seperti home video, penjualan ke stasiun TV, dan lainnya. Sudah begitu, di akhir tahun buku, production house masih dikenakan lagi Pajak Penghasilan Pasal 23.

Memang, seluruh jumlah pajak yang dibayar ini nantinya dapat diperhitungkan di akhir tahun sebagai kredit pajak, yaitu dianggap dikreditkan setelah dikurangi dengan pengembalian pendahuluan kelebihan pajak atau setelah dikurangi dengan pajak yang dikompensasikan. Namun ini tetap memberatkan karena harus dibayar dimuka, yang alhasil tidak mengurangi jumlah investasi yang dibutuhkan di awal.


Tiadanya distributor

Kesulitan lain yang dihadapi adalah bahwa production house di Indonesia tidak memiliki distributor. Yang ada adalah exhibitor, yaitu bioskop-bioskop yang memutar film, sehingga seluruh biaya dari hilir ke hulu ditanggung sepenuhnya oleh production house—mulai dari produksi sampai biaya promosi. Untuk ini, investasi yang dibutuhkan sangatlah tidak sedikit.

Filmaker Indonesia jelas membutuhkan dukungan pemerintah, karena tanpa itu industri film nasional tidak akan bisa berkembang dan akan tetap menjadi infant industry.

Tuntutan untuk menyederhanakan pajak dan peraturan jelas perlu terus diperjuangkan. Hanya saja perlu dicatat, perubahan peraturan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sementara itu, keadaan industri film nasional sudah masuk dalam kondisi genting. Janganlah sampai film Indonesia kembali mati suri seperti di tahun 1980an.

Kita membutuhkan jumlah layar bioskop yang lebih banyak untuk dapat menayangkan film-film nasional, sehingga tidak harus digilir seperti sekarang karena kekurangan layar. Akibatnya, jangka waktu tayang suatu film di bioskop akan semakin pendek.

Dalam hal ini, dengan peraturan pajak dan bea impor yang baru, bioskop justru akan semakin kesulitan. Niscaya, mereka akan terpaksa menutup bioskop satu persatu, terkhusus pengusaha-pengusaha bioskop kecil di daerah. Kondisi ini, pada gilirannya, akan membuat keadaan jadi semakin sulit bagi film nasional. 

Bantuan pemerintah

Jika mau membantu film nasional, pemerintah harus menempuh cara-cara yang tepat sasaran. Salah satunya adalah mendukung filmaker yang berbakat dengan, misalnya, memberikan subsidi dan membantu promosi, khususnya buat para filmaker yang telah berprestasi membawa nama Bangsa ke berbagai festival dunia.

Di Malaysia, contohnya. Pemerintah negeri jiran memberlakukan peraturan untuk memutar kembali film-film yang sudah dirilis dan memenangkan penghargaan di luar negeri. Tidak hanya mewajibkan supaya diputar selama sebulan penuh, pemerintah juga membantu mempromosikan dan mempublikasikan film-film tersebut berikut segenap filmaker yang terlibat di dalamnya. Begitu pula yang dilakukan negara-negara tetangga lain seperti Thailand dan Korea, yang industri perfilmannya jauh lebih maju dari Indonesia.

Hal lain, kualitas film nasional jelas masih perlu ditingkatkan. Diperlukan lebih banyak sekolah film yang bisa menghasilkan sineas muda yang berbakat dan profesional. Dengan kualitas film yang baik, industri film Indonesia bisa dikenal di dunia dan mempunyai daya jual yang baik. Ini saatnya pemerintah benar-benar menganggap serius industri film nasional sebagai suatu industri yang dapat menghasilkan devisa bagi negara. Industri film adalah bagian dari industri kreatif yang sedang dipromosikan Menteri Perdagangan.

Elemen dalam industri film nasional yang menunjang pun harus diperhatikan pemerintah. Misalnya, festival film nasional dan asing harus didukung dengan serius. Festival seperti JIFEST, INAFFF, dan lainnya punya posisi penting karena merupakan bagian pembelajaran untuk filmaker dan penonton Indonesia. Selain itu, jika dikelola dengan baik, festival-festival ini akan menjadi elemen penting dalam promosi pariwisata Indonesia.

Film adalah suatu produk budaya, cerminan perkembangan budaya suatu bangsa. Pemerintah wajib mendukung industri ini supaya dapat selamat dari keadaan yang sedang memprihatinkan ini. Semoga film Indonesia bukan hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi lebih dari itu, juga menjadi kebanggaan Bangsa.


• VIVAnews

Bintang Baru Terbentuk

Sumber : VIVAnews - Sejumlah astronom meyakini bahwa mereka baru saja menyaksikan sebuah planet yang sedang dalam proses pembentukan. Gambar itu ditangkap oleh teleskop Very Large milik European Southern Observatory (ESO).

Menggunakan teleskop tersebut, sebuah tim internasional memeriksa material tata surya di sekitar bintang muda. Dan, untuk pertama kalinya tim menemukan pendamping yang lebih kecil, yang sedang mengalami proses pembentukan.

Transisi dari kumpulan debu menjadi sistem planet - atau tata surya baru dalam istilah astronomi - berlangsung sangat cepat. Beberapa objek tetap dapat ditangkap selama fase tersebut.

Namun, hingga kini, tim astronom belum dapat memastikan apakah objek yang tertangkap itu sebuah planet baru atau sekadar objek luar angkasa biasa berwarna coklat.

Pencitraan itu ditangkap astronom di sekitar T Chamaeleontis, bintang redup yang terletak di sebelah selatan konstelasi bintang Chamaeleon, yakni bintang besar yang menyerupai matahari.

Namun, dibandingkan matahari, usianya diperkirakan masih belia. Bintang yang terletak sekitar 350 tahun cahaya dari Bumi itu diperkirakan baru berusia tujuh juta tahun. Sementara itu, matahari, yang menurut para ilmuwan terbentuk karena ledakan big bang, lahir sekitar 14.000 juta tahun lalu.

"Studi sebelumnya menunjukkan bahwa T Cha merupakan objek yang sangat bagus untuk mempelajari bagaimana sebuah sistem planet terbentuk," ujar Johan Olofsson dari Max Planck Institute for Astronomy, Rabu 2 Maret 2011.

"Tapi, jarak bintang ini cukup jauh. Kami membutuhkan kinerja penuh Very Large Telescope Interferometer (VLTI) untuk merinci dengan sangat baik apa yang terjadi di dalam kumpulan debu itu," tuturnya. (art)
• VIVAnews

Senin, 21 Februari 2011

Krisis Minyak Mentah Dunia Jilid 2

sumber : Okezone
 LONDON - Harga minyak jenis Brent North Sea melambung hingga USD105 per barel. Hal ini dipicu gejolak di Libya yang memakan korban dan kekhawatiran atas penyebaran kerusuhan di negara produsen minyak di Arab.

Menjelang siang,transaksi minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April melonjak hingga USD105,08 per barel,menyentuh level tertinggi sejak akhir September 2008. ”Ketegangan di Timur Tengah, khususnya di Libya,menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak di atas USD105 per barel,” tutur analis Forex.com Kathleen Brooks seperti dikutip dari AFP.

Dia mengatakan, gejolak politik telah membuat takut pasar komoditas. Pada kontrak utama New York, minyak mentah jenis light sweet untuk Maret mendatang menyentuh USD89,50 per barel.

”Kekerasan di Libya merupakan pendorong utama dari kenaikan harga. Seorang pemimpin yang berpengaruh telah mengancam untuk menghentikan pengiriman minyak ke Barat dalam waktu 24 jam jika kekerasan terhadap demonstran tidak berakhir,” tutur analis Commerzbank Carsten Fritsch.

Libya merupakan anggota OPEC yang memproduksi 1,6 juta barel minyak mentah per hari, dengan sekitar 1,1 juta barel di antaranya diekspor. Di sisi lain, gejolak harga minyak dunia patut diwaspadai menyusul kisruh politik yang meluas di Timur Tengah dan Afrika Utara. Ekonom Senior Standard Chartered Fauzi Ichsan mengungkapkan, konflik politik yang terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara dinilai lebih mengkhawatirkan ketimbang yang terjadi di Mesir beberapa waktu lalu.

Hal ini terutama menyangkut gejolak harga minyak dunia. Sebab, negara-negara di kawasan tersebut, seperti Libya dan Iran, merupakan produsen minyak terbesar di dunia. Masalah Libya lebih parah dari Mesir. Sebab, Mesir bukan negara produsen minyak.

”Namun, Libya adalah negara produsen terbesar minyak di Afrika.Jadi,jika ada apaapa dengan Libya, harga minyak pasti meloncat. Kalau itu menggerakkan harga minyak, bisa ke atas USD110–USD120 per barel,” papar Fauzi di Jakarta kemarin.(Koran SI/Koran SI/wdi)

Trend Baru Dunia tertelevisian

Setelah kran ijin pendirian stasiun televisi di buka, banyak televisi kedaerahan yang muncul. Hampir disetiam daeran Tk II memliki stasiun daerahnya sendiri. Tidak jarang daerah TK II yang memiliki lebih dari 3 stasiun televisi.
Imbasnya bagi televisi nasional, adalah mereka akan semakin efisien dalam operasional. Keadaan ini memunculkan trend baru di dunia pertelevisian untuk meleburkan diri. Terbukti setelah TV7 dan Trans TV bergabung dengan memunculkan  Trans & dan Trans TV, MMC group pemilik RCTI dan Global TV menggakuisisi TPI berubah nama menjadi MNC TV, sekarang SCTV berencana merger dengan Indosiar untuk memperoleh posisi saing yang menguntungkan, selain alasan efisiensi operasional.
Rencana mergernya SCTV dan Indosiar membawa angin pasitif bagi keduanya, harga saham mereka terus menguat.

Sumber : Okezone
JAKARTA - Informasi tentang rencana merger PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) dengan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menjadi sentimen positif untuk saham ketiga emiten tersebut pada perdagangan kemarin, Senin (21/2/2011). Tapi, akankah penguatan itu berlanjut?

Analis Asjaya Indosurya Sekuritas Reza Priyambada menilai, kenaikan pada saham-saham itu merupakan ekspektasi investor terhadap peningkatan kinerja dari emiten-emiten tersebut.

Adanya penggabungan usaha pengelola stasiun televisi tersebut diyakini akan membuat persaingan media semakin kompetitif. "Ini akan meningkatkan gairah dan peta persaingan dalam industri media visual semakin menguat," tutur Reza saat dihubungi di Jakarta.

Pada penutupan perdagangan Senin (21/2/2011), saham IDKM naik Rp60 atau 6,3 persen ke level Rp1.010. Frekuensi perdagangan saham ini tercatat 786 kali dengan 38.796 lot diperdagangkan senilai Rp19,213 miliar.

Saham SCMA ditutup naik Rp300 atau 8,5 persen ke posisi Rp3.800. Frekuensi perdagangan terpantau 28 kali dengan 1.825 lot diperdagangkan atau senilai Rp3,277 miliar. Sementara EMTK naik Rp160 atau 13,5 persen ke level Rp1.340 per saham.

Di Indosiar Karya Media, keluarga Salim menguasai saham 27,24 persen melalui PT Prima Visualindo. Pemegang saham lainnya Citibank Singapura dengan kepemilikan 8,5 persen, PT Dinamika Usaha Jaya 5,09 persen, dan investor publik memiliki 59,17 persen.